Isi saldo dapat bonus

5. Larutan ekstrak hasil penyaringan ini sudah siap jadi perona natural.

 

Perona alam ini dapat langsung dipakai buat membuat batik tulis

 

** Catatan:

 

Perona alam akan sangat melekat dengan hasil warna sangat bagus di kain sutera, wool, katun- sutra. Cenderung soft, pastel, di kain berbahan katun( mori primissima, mori prima), blacu.

 

Metode Membuat BATIK TULIS LUKIS

 

Berikut ini aku hendak berbagi pengalaman aku dalam membatik. Kali ini aku memakai 2 metode sekaligus, ialah metode canting serta metode colet dalam satu kain.

 

Perlengkapan serta bahan yang dibutuhkan:

 

1. Canting buat menggambar.

2. Malam( parafin buat membatik) serta kompor serta wajan buat mencairkan malam.

3. Perona batik Remasol.

4. Waterglass buat proses kancing warna( supaya tidak luntur).

 

Berikut langkah- langkahnya:

 

Pertama- tama siapkan dahulu konsep batik yang hendak kita buat. Di sini aku mau membuat suatu batik dengan motif kumpulan ikan yang lagi berenang di air laut yang beriak.

 

1. Langkah awal merupakan siapkan kain mori( kain yang biasa digunakan buat membatik) dari bahan katun.

 

Kemudian buat pola motif batik yang kita mau memakai pensil pada kertas karton, yang nantinya hendak aku pakai sebagai  acuan supaya mempermudah menggambar di kain.

 

2. Menjiplak/ Ngemal( taruh karton di atas meja cermin kemudian taruh kain di atasnya sehingga mempermudah kita memindah foto dari karton ke kain mori).

 

3. Siapkan canting serta cairan malam( malam spesial batik, dapat kita miliki di toko- toko yang menjual alat- alat membatik) yang telah dipanaskan di atas kompor, kemudian ciduk cairan malamnya supaya tertampung pada cantingnya.

 

Goreskan sketsa pola pada kain yang tadi. Jangan lupa juga cairan malamnya wajib tembus ke balik kain. Jalani terus hingga segala kain berakhir dicanting.

 

Bagian kain yang tertutupi oleh malam itu yang nanti rupanya akan tetap berwarna putih.

 

Langkah- langkah diatas seperti itu yang diucap metode canting. Sebab disini kita memakai 2 metode sekalian ialah metode canting serta metode colet, jadi ayo kita lanjut ke metode coletnya.

 

4. Langkah berikutnya yang wajib dicoba merupakan memilah warna buat memberi warna motif pada batik kita. Disini aku memakai perona kimia ialah Remasol. Mengapa aku memilah remasol, sebab perona ini gampang digunakan buat pendatang baru, sebab tinggal menggabungkan dengan air dingin saja. Disamping itu perona remasol mempunyai kepribadian warna yang terang.

 

5.( Pewarnaan) Ambil kuas, celupkan kuas pada perona remasol, kemudian lukiskan pada kain seolah- olah kita lagi memberi warna/ melukis. Lukiskan hingga segala kain diisi warna. Inilah yang di sebut metode colet.

 

Saat ini proses nyanting serta nyolet berakhir. Yang dicanting waktu awal itu buat menciptakan warna putih serta yang dicolet buat menciptakan warna warna lain. Sehabis berakhir kita tunggu kain yang sudah diwarna mengering serta tunggu sebagian dikala.

 

Pencoletan warna pada batik

 

Pewarnaan berikutnya sesuaikan dengan keinginan

 

Dengan metode colet, pewarnaan lebih fleksibel

 

Batik tulis lukis motif ikan yang telah selesai

 

6. Proses berikutnya merupakan proses kancing warna, ialah proses perendaman batik pada larutan waterglass biar batik yang kita buat tidak gampang luntur. Triknya: pakai waterglass seperlunya cuma hingga kain nampak basah saja. Pencelupan pada waterglass ditunggu tadi malam. Sehabis itu kain dinaikan setelah itu dibasuh dengan air bersih hingga lenyap warna warna residu yang melekat pada batik. Sehabis itu angkat serta tiriskan di tempat teduh hingga tidak terdapat air lagi yang menetes dari kain.

 

Kunjungi website kami untuk Convert Pulsa di Bagipulsa.co.id dan juga kunjungi website kami disini !7. Saat ini tinggal membebaskan malam/ parafin dari kain. Triknya panaskan sebagian liter air yang sudah dicampurkan dengan soda kostik, panaskan hingga mendidih. Kemudian masukan kain tadi ke dalam air tersebut sembari diaduk aduk serta sesekali dinaikan sedikit, proses inilah yang diucap dengan pelorodan. Hingga malam yang melekat di kain hendak meleleh serta terlepas dari kain dikala proses pelorodan tersebut.

 

 

8. Bila malam telah tidak melekat di kain, kilat kilat kain di masukan ke dalam air dingin kemudian dikucek- kucek memakai tangan supaya sisa- sisa malam yang melekat bisa sepenuhnya terangkat. Bila kain telah bersih sepenuhnya dari sisa- sisa malam, kain bisa dijemur serta diperlakukan semacam kain biasa lain.

 

Sehabis jadi siap dipacking serta dipasarkan

 

Demikianlah proses membatik dari dini hingga akhir, mudah- mudahan tulisan ini bisa berguna.